Lynk.id vs Linktree vs Avora: Mana yang Cocok untuk Creator Indonesia?

15 Juli 2026 · 8 menit baca

Lynk.id vs Linktree vs Avora: Mana yang Cocok untuk Creator Indonesia?

Ringkasan Singkat

Kalau kamu lagi buru-buru dan cuma butuh kesimpulan singkat sebelum baca detailnya:

  • Linktree cocok kalau audiens/pembelimu mayoritas global, sudah nyaman transaksi dalam USD lewat Stripe, dan kamu memprioritaskan brand link-in-bio yang paling dikenal secara internasional.
  • Lynk.id cocok kalau prioritas utamamu adalah platform yang sudah paling familiar di kalangan creator dan pembeli Indonesia.
  • Avora cocok kalau kamu ingin biaya transaksi serendah mungkin di paket tertinggi, butuh jenis produk lebih variatif dari sekadar produk digital (kursus, event, appointment, produk fisik), dan mau affiliate plus email marketing bawaan tanpa app tambahan.

Sisanya di bawah ini adalah rincian per aspek, disertai sumber yang kami pakai, supaya kamu bisa menilai sendiri mana yang paling penting untuk bisnismu.

Biaya Transaksi: Siapa yang Paling Murah?

Ini biasanya jadi pertimbangan nomor satu, dan angkanya cukup berbeda antar platform:

AspekLynk.idLinktreeAvora
Paket gratis5% + biaya admin Rp5.000 saat penarikan dana12% + biaya proses Stripe (±2,9% + $0,30/transaksi)5%
Paket berbayar termurah3%, tanpa biaya admin (Pro)9% (Starter/Pro) + biaya proses Stripe3% (Pro, Rp99.000/bulan)
Fee terendah yang tersediaTidak ada tier di bawah 3% yang kami temukan — cek situs resmi0% (Premium) — tetap kena biaya proses Stripe1% (Brandpreneur, Rp299.000/bulan)
Mata uang harga & pencairanIDR langsungUSD (mengikuti Stripe)IDR langsung

Angka fee Linktree sekilas terlihat sebanding, tapi ada dua catatan penting: biayanya dalam USD (mengikuti Stripe) dan masih ditambah biaya proses Stripe terpisah di atas persentase platform. Lynk.id dan Avora sama-sama all-in dalam Rupiah tanpa lapisan biaya proses tambahan — jadi lebih mudah membandingkannya berdua secara langsung.

Sebagai ilustrasi: kalau omzet penjualan produk digitalmu Rp5.000.000 dalam sebulan di paket gratis masing-masing, potongan fee-nya sekitar Rp250.000 di Lynk.id (5%, ditambah Rp5.000 tiap kali menarik dana) dan juga Rp250.000 di Avora (5%, tanpa biaya admin tarik dana terpisah). Selisihnya baru terasa signifikan di paket berbayar tertinggi: turun ke Rp150.000 (3%) di Lynk.id Pro, dan Rp50.000 (1%) di Avora Brandpreneur — dengan catatan biaya langganan bulanannya sendiri berbeda, jadi tetap hitung total biayanya, bukan cuma persentase fee-nya saja.

Data per Juli 2026. Fee dan struktur paket bisa berubah sewaktu-waktu. Sumber: help center resmi Linktree (linktr.ee/s/pricing) untuk angka Linktree, akun resmi Lynk.id di Threads untuk angka Lynk.id, dan halaman harga Avora untuk angka Avora. Selalu cek situs resmi masing-masing sebelum memutuskan.

Fitur Jualan Produk Digital

Lynk.id fokus di produk digital dan jasa untuk creator Indonesia. Linktree, berdasarkan artikel bantuan resminya, membatasi fitur commerce ke sejumlah negara tertentu — dan Indonesia tidak tercantum dalam daftar itu per riset kami. Artinya kalau target pembelimu mayoritas orang Indonesia, alur checkout produk digital Linktree kemungkinan besar tidak relevan buatmu. Avora mendukung jenis produk paling luas dari ketiganya: digital, kursus, event, appointment, donasi, dan produk fisik — semua dalam satu halaman.

Pembayaran Lokal Indonesia

Ini area di mana perbedaannya paling terasa buat pembeli Indonesia. Lynk.id dan Avora sama-sama dibangun dengan pembayaran lokal sebagai fitur inti — QRIS, Virtual Account, dan e-wallet (GoPay, OVO, ShopeePay, DANA) tersedia langsung di alur checkout. Linktree memproses transaksi lewat Stripe yang berorientasi kartu dan metode pembayaran global; metode lokal Indonesia seperti QRIS tidak tercantum di dokumentasi resminya.

Custom Domain & Branding

Ketiganya menyediakan custom domain, tapi di tier berbeda. Avora membuka custom domain mulai dari paket Pro. Linktree, berdasarkan halaman harga resminya, menyediakannya di paket Premium — tier tertinggi mereka. Untuk detail tier custom domain Lynk.id, cek langsung situs resminya karena strukturnya bisa berubah.

Affiliate & Email Marketing

Avora punya program affiliate bawaan (link per produk, tracking klik & konversi otomatis, komisi yang dilepas ke saldo penarikan setelah masa tahan) dan email marketing bawaan mulai paket Pro — keduanya jadi satu paket tanpa perlu app tambahan. Lynk.id punya fitur pencarian produk affiliate, tapi skema komisi persisnya tergantung masing-masing penjual — cek situs resmi untuk detailnya. Linktree, setahu kami, tidak punya program affiliate maupun email marketing sebagai fitur inti — platform ini lebih fokus sebagai link-in-bio yang bisa disambungkan ke tool pihak ketiga (misalnya Mailchimp) lewat integrasi App Store mereka.

Kelebihan yang Tetap Layak Diakui

Supaya perbandingan ini nggak berat sebelah, penting juga mengakui hal-hal yang masing-masing platform benar-benar unggul, di luar soal fee semata:

  • Linktree adalah pemain paling matang secara global — desain link-in-bio nya sudah teruji bertahun-tahun dan cocok untuk creator dengan audiens lintas negara.
  • Lynk.id punya keuntungan sebagai platform yang lebih dulu dikenal luas di kalangan creator Indonesia — bagi sebagian pembeli, nama yang sudah familiar bisa menambah rasa percaya saat checkout.
  • Avora unggul di kombinasi biaya rendah dan keragaman jenis produk, tapi sebagai platform yang lebih baru, basis penggunanya belum sebesar dua kompetitor di atas.

Jadi, Mana yang Harus Dipilih?

Nggak ada jawaban “paling benar” di sini — tiga platform ini punya prioritas desain yang berbeda. Linktree unggul untuk jangkauan brand global dan desain link-in-bio yang sudah sangat matang. Lynk.id unggul karena sudah lebih dulu dikenal luas di kalangan creator Indonesia. Avora dibangun paling agresif soal biaya transaksi di paket tertinggi dan keragaman jenis produk yang bisa dijual dalam satu halaman.

Kalau bisnismu berputar di sekitar kursus online, tiket event, jasa appointment/booking, atau produk fisik — bukan cuma e-book atau template — Lynk.id dan Linktree sama-sama nggak mendukung penuh jenis produk itu di satu halaman, sementara Avora dirancang untuk menampung semuanya sejak awal. Sebaliknya, kalau kebutuhanmu sekadar kumpulan link sosial media dengan sentuhan jualan ringan dan audiensmu memang sudah familiar dengan salah satu dari dua kompetitor ini, pindah platform belum tentu sepadan dengan usahanya.

Kalau kamu masih membandingkan langsung fitur dan biaya, kami sudah menulis pembahasan lebih dalam untuk masing-masing: Avora vs Lynk.id secara detail dan Avora vs Linktree secara detail. Atau kalau sudah yakin mau coba, cek halaman harga Avora untuk lihat rincian tiap paket.

Gratis, tanpa kartu kredit

Mulai jualan di Avora hari ini

Buat halaman bio-link, tambahkan produk, dan terima pembayaran lokal dalam hitungan menit.

Daftar Gratis